RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Prostitusi di Kota Batang dan Pekalongan Semakin Marak, Seperti Jamur di Musim Hujan



Prostitusi di Kota Batang dan Pekalongan Semakin Marak, Seperti Jamur di Musim Hujan

Prostitusi di Kota Batang dan Pekalongan Semakin Marak, Seperti Jamur di Musim Hujan

pokerace99 - Bak jamur di musim hujan, penyebaran bisnis esek-esek semakin merebak di distrik Pantura Jawa Tengah.

Tak terkecuali di Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan yang diarungi jalur Pantura.

Di dua wilayah itu ada lima titik yang menjadi lokasi mangkalnya perempuan malam.

Dimana urusan itu tentunya dapat diakses oleh siapa saja melewati telepon genggam.

Menanggapi urusan tersebut , pemerintah wilayah pun bersuara.

Satu di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), yang menjadi leading sektor dalam urusan pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Kepala Dinkes Kabupaten Batang, Hidayat Basbeth menjelaskan, di wilayahnya terdapat sebanyak titik yang menjadi tempat prostitusi.

Adapun menurutnya, lokasi tersebut terdapat di Kecamatan Batang, Banyuputih, dan Gringsing.

Untuk mengurangi penyebaran PMS serta jumlah perempuan penghibur, disebutkan Basbeth, Dinkes gencar melakukan sekian banyak kegiatan.

"Banyaknya lokalisasi di Kabupaten Batang menciptakan Dinkes intensif mengerjakan pemeriksaan lewat puskesmas yang terdapat di tiga kecamatan tersebut."

"Selain mengerjakan skrining di puskesmas, petugas pun mendatangi lokasi hiburan," katanya, Senin (18/11/2019).

Meski mengerjakan pemeriksaan, tetapi ia tak melafalkan secara eksplisit jumlah PSK yang diperiksa.

"Yang jelas terdapat ratusan, tetapi kami tidak dapat menuliskan berapa jumlahnya."

"Apa lagi yang yang terpapar PMS. Kami hendak menjaga kerahasiaan data pasien," paparnya.

Menurutnya, pemeriksaan dilaksanakan satu bulan sekali ke tempat yang dijadikan lokasi transaksi prostitusi.

"Dinkes hanya dapat memeriksa, tetapi tidak dapat melarang."

"Jadi bila ada yang terindikasi terpapar PMS kami melulu melakukan pengobatan."

"Mereka juga tetap saja bekerja di lokalisasi," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, pun menanggapi adanya lokasi esek-esek yang terdapat di Kota Batik.

Di Kota Batik ada dua tempat yang acap kali dipakai untuk prostitusi.

Di samping Jalan Slamet, di distrik Pekalongan Utara tepatnya di Jalan Pantai Sari pun menjadi lokasi prostitusi.

"Penyebaran PSK memang sulit dipetakan dan dikendalikan, diperbanyak lagi adanya gejala prostitusi online," imbuhnya.

Langkah pendidikan dan preventif, ditambahkannya bakal terus dilaksanakan oleh 14 puskesmas yang terdapat di Kota Pekalongan.

"Akan semakin kami gencarkan sosialisasi itu, baik melewati medsos maupun pemeriksa dengan datang langsung lokasi," tambahnya.

Data dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah per Oktober 2019 menuliskan, penyebaran PSK meningkatkan penularan AIDS di Jateng.

Dimana dari 1993 sampai 2019, terdapat 19,206 orang yang terindikasi AIDS.

Dari total tersebut, 4,16 persen adalahPSK dari yang tersebar di Jawa Tengah.

No comments

Powered by Blogger.