RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Viral! Kapolres Bogor Meminta Maaf Atas Insiden Polantas Yang Tendang Ojol Saat Pengamanan Presiden



Viral! Kapolres Bogor Meminta Maaf Atas Insiden Polantas Yang Tendang Ojol Saat Pengamanan Presiden

Niat Viral! Kapolres Bogor Meminta Maaf Atas Insiden Polantas Yang Tendang Ojol Saat Pengamanan Presiden

pokerace99 - Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser meminta maaf atas peristiwa kekerasa yang dilaksanakan anggotanya terhadap seorang driver ojol di area Tugu Kujang, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Saya sebagai pimpinan dan institusi meminta maaf atas perbuatan anggota saya itu. Seharusnya dia dapat lebih sabar," kata Hendri, untuk wartawan di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu (5/10/2019) malam.

Hendri pun menyatakan peristiwa itu bermula saat anggota Satlantas Polresta Bogor Kota Aipda R tengah bertugas menyelamatkan jalur VVIP Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekira pukul 13.00 WIB.

Kemudian, driver ojol Holil (25) melaju dari arah Jalan Raya Pajajaran mengarah ke Jalan Otista yang langsung menerobos petugas yang tengah berjaga. Padahal, di Jalan Otista situasi arus kendaraan telah steril.

"Ojol telah peringati namun tetep masuk. Sampe sejumlah petugas mencegat akhirnya dapat diberhentikan. Mungkin sebab kesal, lantas terjadilah tindakan laksana di video," ungkapnya.



A post shared by Yuni Rusmini (@yuni_rusmini) on


Jalur tersebut, lanjut Hendri, memang sengaja di sterilkan sebab dalam susunan kebesaran. Hal tersebut memang bertolak belakang dengan pengamanan VVIP Presiden Jokowi sehari-harinya di Kota Bogor. pokerace99

"Kebetulan Bapak Presiden berakhir menghadiri HUT TNI di Halim. Jadi bila rangkaian kebesaran, jalan mesti clear bersih lain dengan sehari-harinya Bapak Presiden dapat tetap dibuka," jelas Hendri.

Saat ini, pihanya bareng driver ojol sudaj mengerjakan mediasi dan sepakat guna berdamai. Ia juga berharap supaya ke depan peristiwa itu tidak terulang dan menjadi pelajaran untuk semua pihak.

"Prinsipnya, persoalan sudah clear. Masing-masing pihak sudah mengetahui kekhilafan peristiwa tadi baik dari ojol maupun kepolisian," tandasnya.

No comments

Powered by Blogger.