RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Polisi Tembakkan Gas Air Mata Untuk Redakan Tawuran Di Manggarai Jaksel



Polisi Tembakkan Gas Air Mata Untuk Redakan Tawuran Di Manggarai Jaksel

Polisi Tembakkan Gas Air Mata Untuk Redakan Tawuran Di Manggarai Jaksel

pokerace99 - Tawuran terjadi di area Manggarai, tepatnya di depan Pasar Raya Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019) petang.

Dikutip oleh pokerace99, Camat Tebet, Dyan Airlangga membetulkan peristiwa tersebut.

Dyan Airlangga menuliskan peristiwa itu terjadi semenjak sore tadi.

Padahal sebelumnya Dyan sempat mengimbau anak-anak yang terdapat di sana guna pulang.

"Tadi sore-sore saya sempat ketemu anak-anak di sana yang sedang kumpul. Saya imbau 'ayo pulang mari pulang'," kata Dyan saat dikonfirmasi.

Namun tidak lama sesudah itu, tawuran malah pecah tepatnya pada pukul 18.00 WIB.

Dia mengasumsikan tawuran tersebut berawal dari anjuran warga lewat sosial media.

"Ini sepertinya bermula dari anjuran ajakan di media sosial," ucap dia.

Hingga ketika ini, pihak kepolisian masih berada di tempat untuk menyelamatkan situasi.

Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Tawuran antar penduduk di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan menciptakan petugas Kepolisian darurat menembakkan gas air mata.

Pantauan pokerace99 pukul 20.04 WIB pada Selasa (29/10/2019), situasi di Manggarai sudah kondusif usai ribut itu.

Namun, sisa-sisa gas air mata masih terasa di dekat lokasi pasca-tawuran.

Imbasnya, sejumlah pengendara motor menepi lantaran penglihatannya terasa perih.

Sementara tersebut serpihan bekas lemparan batu berserakan di dekat jembatan rel kereta api.

"Abis magrib tersebut tawurannya, massa bubar soalnya tadi polisi nembakkin gas air mata," ungkap penduduk Manggarai, lepada pokerace99 di lokasi.

Selepas bentrok, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mendatangi tempat kejadian.

Operasional KRL Terhambat

Tawuran di Manggarai mengakibatkan tersendatnya operasional kereta rel listrik, Commuter Line yang beroperasi dari dan mengarah ke Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

VP Corporate Communication PT KCI (Kereta Cepat Indonesia), Anne Purba membetulkan tersendatnya operasional KRL menjelang masuk Stasiun Manggarai.

"PT KCI memohon maaf atas gangguan perjalanan KRL dampak adanya tawuran antar penduduk yang terjadi semenjak pukul 18.24 WIB menjelang masuk Stasiun Manggarai dari arah Sudirman," ungkap Anne Purba untuk Wartakotalive.com melewati pesan singkat yang diterima, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019) sebagaimana dilansir dari WartaKota.

Anne menjelaskan, tersendatnya operasional kereta dampak banyaknya kerumunan penduduk di tempat tawuran yang terjadi.

Saat ini pihaknya sudah menerjunkan petugas ketenteraman stasiun guna menghalau massa yang jajaki memasuki area stasiun.

"Untuk dalil keselamatan, perjalanan KRL dari arah Sudirman maupun Cikini tertahan sebab banyaknya kerumunan penduduk di tempat tersebut. Namun demikian, petugas keamanan campuran PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI telah berada di tempat untuk mengamankan situasi sekitar," katanya.

Di sisi lain, PT KCI mengimbau untuk para penumpang kereta guna tetap mengkhususkan keselamatan dan mengekor intruksi petugas keamanan.

"PT KCI menghimbau untuk seluruh pemakai jasa guna tetap mengekor arahan petugas di lapangan serta utamakan ketenteraman dan keselamatan sekitar perjalanan," imbaunya.

Akun twitter TMC Polda Metro Jaya pun melaporkan kondisi bersangkutan tawuran di Manggarai.

Akun tersebut menyalurkan ulang sejumlah artikel dari warganet.

"19:20 Tawuran antar Pemuda di Traffic Light Manggarai Jaksel, lalin tersendat dan masih penanganan Polri.
@semuajauh," tulis @TMCPoldaMetro.



Akun TMC pun menyampaikan dihentikannya semua perjalanan kereta dari Stasiun Manggarai mengarah ke Dukuh Atas.

"19:36 Imbas penanganan tawuran di TL Manggarai, sementara semua perjalanan Kereta dari Manggarai mengarah ke Dukuh Atas dan kebalikannya dihentikan.
@Syahrul_Hay."

No comments

Powered by Blogger.