RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Ini Alasan Sapri Gunakan Lengan Panjang Selama Syuting Di Tukang Ojek Pengkolan



Ini Alasan Sapri Gunakan Lengan Panjang Selama Syuting Di Tukang Ojek Pengkolan

Ini Alasan Sapri Gunakan Lengan Panjang Selama Syuting Di Tukang Ojek Pengkolan

pokerace99 - Kesuksesan sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) turut melambungkan nama Syahrudin Firdaos alias Sapri TOP.

Dalam sinetron TOP, lelaki yang sekarang akrab dipanggil Sapri tersebut berperan sebagai tukang cuci motor atau anak buah Pak Sofian.

Meski bukan menjadi pemeran utama, kehadiran Sapri sukses membawa warna tersendiri guna sinetron yang sampai ketika ini bertahan di lima besar program dengan rating tertinggi itu.

Satu hal unik yang menjadi karakteristik Sapri ialah ia tidak jarang kali mengenakan baju kemeja apik lengan panjang dengan warna mencolok.

Bahasa Baku

Usut punya usut, ternyata Sapri memiliki dalil tersendiri mengapa mempertahankan gaya busananya tersebut di Tukang Ojek Pengkolan.

Alasan tersebut ia sampaikan dalam wawancara santai yang diposting ke Youtube oleh akun Jhon Jawir, pada 5 November 2019.

Dalam video tersebut Jhon berpeluang untuk mengulik soal keanehan Sapri yang tidak sedikit membuat orang penasaran.

Seperti halnya asal usul Sapri memakai bahasa baku di sinetron Tukang Ojek Pengkolan.

Sapri menyatakan ia tidak sedikit belajar memakai bahasa baku dan formal.

" Jadi Sapri saat dalam perjalanan dari lokasi tinggal ke lokasi syuting dapat sambil belajar teman-teman. Dengan teknik melihat sekeliling, bila ada yang dapat kita ambil tidak terdapat salahnya," tutur dia untuk Jhon Jawir alias Jono.

Alasan Kemeja Lengan Panjang

Lalu pada pertanyaan selajutnya Jono menyebut soal kostum yang tidak jarang kali Sapri kenakan dalam TOP.

" Soal kostum Pri, tersebut pilihan lo sendiri atau wardrobe?" tanya Jono.

" Dari wardrobe," ujar Sapri.

Ia lalu mengindikasikan tato di tangannya sampai dikomentari Jono.

" Lo bertato? Pantesan lo gunakan baju panjang mulu," tukas Jono.

" Pri sekalian kupas tato. Banyak orang berpikir kalau tato tersebut orang jahat, bagaimana menurut keterangan dari lo?" tanya Jono.

" Lo orang kampungan bila bilang tato tersebut jahat. Karena enggak seluruh orang bertato tersebut jahat," jawab Jono.

" Jadi gini, saat kita ketemu orang bertato di jalan tidak boleh pernah fobia dibegal, dirampok. Banyak pengamen bila ada rezeki ya lo kasih. Karena solidaritas mereka tersebut lebih tinggi."

" Jadi bila suatu ketika lo terdapat masalah di situ mereka bakal duluan tolong lo," ungkapnya.

Sapri kemudian menambahkan terdapat rencana ia meningkatkan tato potret anaknya. Tapi ia masih menantikan waktu yang tepat.

Untuk lebih lengkapnya, yuk intip videonya dibawah ini:

Ini Videonya :

No comments

Powered by Blogger.